11 Sep 2012

Pindah Alamat

setelah sekian lama ngontrak di tempat ini, gue berhasil menemukan kontrakan baru yang semoga nyman dan awet tinggal disana. Gue pindah ke

2 Mei 2012

Sambutan Ramah Kru Lantai 31 Vivanews

Suasana lalu lintas Jakarta lumayan padat malam 27 April lalu,namun saya tetap bersemangat untuk buru-buru hadir ke kantor Vivanews. Malam itu saya dan rekan-rekan komunitas Dblogger memang sudah sepakat untuk bersilaturahmi berkunjung ke kantor Vivanews yang terletak di Menara Standard Chartered Bank. Sebelumnya  kami komunitas Dblogger pernah bertemu dengan kru Vivanews saat acara workshop tentang AIDS di FX Senayan 20 Desember 2011 lalu. 
(Foto: Fikrie)

Sewaktu saya memasuki ruangan kantor Vivanews yang terletak di lantai 31,tampak puluhan jurnalis sedang sibuk sedang bekerja di labirin masing-masing. Mbak Galuh Pramono dari Vivanews menyambut ramah kehadiran saya,dan segera mengantar saya ke salah satu ruangan di lantai 31. Ternyata di ruangan itu sudah ada beberapa teman-teman komunitas Dblogger yang sudah sampai lebih dahulu.

7 Apr 2012

Lenggang Puspita


Lenggang Puspita (Cipt; Guruh Soekarno Putra; Vokal: Achmad Albar)

Jalan berlenggak-lenggok gemulai
Langkah nan anggun tinggi semampai
Di antara rerumpunan bambu
Kudengar derai tawamu

Wajah berbinar-binar ceria
Senyum manis menghiasi senja
Di antara bunga-bunga rindu
Kucium harum nafasmu

Oh dara...
Kemana kau pergi melangkah
Juwita...
Tahukah kau hatiku resah
Oh dara...
Mengapa kau terus melangkah
Juwita...
Mengapa ku tak berdaya




2 Jan 2012

Lukisan Dinding Di Kota Tua

Aku sering plesiran di kawasan Kota Tua. Keeksotisan bangunan-bangunan di Kota Tua membuat diriku gemar  mencari tahu jejak-jejak sejarah yang ada disana.Bulan April 2011 silam seorang teman membuat status di akun Facebooknya, di statusnya itu tertulis bahwa telah ditemukan sebuah kamar rahasia di Museum Fatahillah Kota Tua(Museum Sejarah Jakarta),dan di dinding kamar rahasia itu terdapat mural yang penuh misteri.Kabar ini membuat diriku penasaran,sepanjang penelusuranku di Kota Tua,belum pernah aku melihat kamar rahasia ini. Akhirnya aku dan temanku sepakat janjian bertemu untuk melihat kamar rahasia itu.  Kebetulan temanku ini punya tiket untuk masuk ke kamar rahasia itu.

Akhirnya pada satu Hari Minggu,aku berangkat menuju kawasan Kota Tua. Teriknya matahari tak menyurutkan semangatku. Rasa penasaran tentang kamar rahasia di Museum Fatahillah membuat energiku berlipat dari biasanya. Saat itu suasana disepanjang kawasan Kota Tua agak ramai. Rombongan anak-anak usia sekolah,rombongan keluarga,rombongan turis asing,komunitas sepeda,komunitas fotografer,hingga pasangan kekasih yang sedang shooting foto pre wedding tumpah ruah dipelataran Museum Fatahillah. Jejeran lapak pedagang kaki 5 menambah padat pelataran museum. Di tengah pelataran museum aku melihat orang-orang bergerombol sedang menonton sesuatu,akupun beringsut kesana. Ternyata ada kelompok seniman kuda lumping sedang menampilkan atraksi. Sebagian penonton terhibur,tapi tak sedikit pula penonton bergidik ngeri melihat atraksi seniman kuda lumping tersebut.
Handphoneku berdering,temanku menelepon,ternyata dia sudah berada di dalam Museum Fatahillah. Sesampainya di dalam museum,aku berkeliling-keliling dulu menyusuri museum yang mulai dibangun  tahun 1620 pada jaman Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen. Beberapa koleksi museum tampaknya tidak dipajang  di dalam museum,sedang dalam perawatan(tertulis di beberapa tempat koleksi).
Akupun bertemu dengan temanku.Ternyata ada teman-teman lain dari Jakarta,Bogor,Bandung,dan Tangerang yang datang ke museum. Mereka juga penasaran  ingin melihat kamar rahasia yang ada di Museum Fatahillah.

23 Des 2011

Melindungi Sumber Daya Air dari Rumah Sendiri



Memotong Paralon  bekas buat pot  tanaman

Memindahkan tanaman ke dalam pot yg terbuat dari paralon bekas


Taman kecil di halaman rumah

Keseimbangan ekosistem  dan sumber daya alami di Bumi,saat ini  pada tingkat mengkhawatirkanSalah satu sumber daya alam yang paling mengkhawatirkan keadaannya  adalah ketersediaan air bersih. Manusia,sebagai penghuni paling beradab di Bumi telah mengeksploitasi sumber daya air ,tapi  hanya sedikit orang  yang benar-benar peduli untuk kelestarian air di  masa depan. Padahal air adalah sumber vital untuk kehidupan,tanpa air tidak akan ada kehidupan. 
Menurut pernyataan Gubernur DKI Jakarta,sekitar 90 % air tanah di Jakarta sudah tercemar bakteri E-coli.Hal ini tentu sangat menakutkan.

Kita sebagai penduduk Bumi,tentu tidak harus menunggu program pemerintah untuk melestarikan sumber daya air bersih,kalau sumber air bersih sudah rusak semuanya,tentu kita juga yang akan menjadi korbannya. Jadi kita bisa memulai melestarikan sumber daya air dari rumah sendiri.

Membuat Taman Kecil di Halaman  Rumah
Mulailah membuat sebuah taman kecil di halaman rumah anda. Taman ini akan menjadi daerah resapan air tanah. Tanaman lokal akan tumbuh baik di taman kecil anda tanpa bantuan bahan kimiajadi hindari menggunakan pupuk kimia Mulailah menggunakan bahan daur ulang di taman  kita. Botol plastik bekas pakai atau paralon bekas  dapat digunakan sebagai pot mini.

Hemat Air
Mematikan keran saat menyikat gigi  di wastafel dapat menghemat  hingga empat liter air  per menit,jadi gunakanlah air di gayung atau cangkir saat kita menggosok gigidi wastafel rumah. Sementara itu mematikan shower saat kita sedang  shampoan  dapat menghemat hingga 50 liter  air seminggu. 
Hemat Air dimulai dari wastafel rumah kita sendiri

Untuk memulai melestarikan sumber daya air,mulailah  dengan cara sederhana di rumah kita sendiri. Jangan hanya beropini saja mengecam rusaknya sumber daya air di Bumi ,tapi mulailah menjaga kelestarian sumber daya air di  Bumi dimulai dari rumah kita sendiri.




What The Water Gave Me - Florence and The Machines

Time it took us
To where the water was
That’s what the water gave me
And time goes quicker
Between the two of us
Oh, my love, don’t forsake me
Take what the water gave me
Lay me down
Let the only sound
Be the overflow
Pockets full of stones
Lay me down
Let the only sound
Be the overflow
And oh poor Atlas
The world’s a beast of a burden
You’ve been holding on a long time
And all this longing
And the ships are left to rust
That’s what the water gave us

So lay me down
Let the only sound
Be the overflow
Pockets full of stones
Lay me down
Let the only sound
Be the overflow

Konservasi Air